Sabtu, 18 September 2010

Merasa sudah tua....

Hm........pertama kalinya aku di panggil tante oleh anak temanku...
yah aku ceritakan semasa SD aku memiliki 4 sahabat..sebut saja mereka D, A, M, dan R.
Sahabat ku yang paling pertama menikah adalah M..tapi aku sedih dengan pernikahannya yaitu pernikahan akibat kecelakaan, disamping karena kecelakaan dia pun hidup dimadu....ya mungkin itu sudah kehendak ALLAH.  Beberapa bulan kemudian aku mendengar kabar bahwa sahabatku itu sudah bercerai dengan suaminya...saat mendengar berita itu aku taget bukan main dan mungkin aku juga merasakan rasa sakit yang dia alami, sayangnya aku tak bisa berada disamping nya karena kondisiku yang lagi hidup di perantauan..yah aku tinggal di Jakarta, alhamduliLLAH aku di jakarta masih dalam keadaan terhormat yaitu mencari ilmu.

Tidak berapa lama kemudian sahabatku A menikah...dan alhamduliLLAH sahabatku yang ini menikah dengan terhormat, yaitu proses lamaran dan pernikahannya tidak karena kecelakaan. Mendengar kabar seperti itu aku senang dan bahagia.

Kira-kira 4 bulan kemudian sahabatku D juga ikut menyusul, diatara 4 sahabatku itu dengan D aku lebih akrab.. dan ternyata setelah aku mengetahui bahwa pernikahan mereka dikarenakan kecelakaan. hm.....terasa petir yang menyambar dada ku...SubhanALLAH ini kah ujian buat ku, melihat sahabatku hidup dengan perbuatan yang dilarang agama. Aku kaget bukan main ingin aku menelpon mereka dan berbicara tapi ah..ku urungkan niat ku untuk berbicara kepada mereka, aku sadar aku siapa???? dan aku tahu apa?????

Hari ini aku mencoba untuk menelpon mereka dan alhamduliLLAH aku dapatkan kabar mereka baik-baik saja, ternyata saat aku menelpon hm.....ternyata aku sudah di panggil tante sama anak mereka...hati senang bukan main saat dipanggil seperti itu, tapi aku juga merasa sedih sebab diantara mereka aku lah yang belum menikah. Mereka berpesan kepada ku ..Nop kamu itu jangan milih-milih calon suami...

cepat lah nikah ntar g ada yang mau lagi sama kamu..kalau sudah teralalu banyak milih..

langsung saja perkataan itu aku patahkan..dan aku katakan kepada sahabat ku

sebenarnya aku sudah mau menikah tapi..alasannku bukanlah pada pilihan tetapi keadaanku yang masih terikat kontrak sama negaralah yang membuatku mengurungkan niat ku untuk  memikirkan masalah pernikahan. Masalah calon suami aku g pilih-pilih yang penting Agamanya bagus dan sejalan dengan ku.

Mendengar perkataan ku demikian sahabatku terdiam dan menyuruhku untuk melanjutkan rutinitas ku menjalankan kontrak negara.

Aku berharap suatu saat aku bisa menemukan teman hidupku yang sudah di janjikan oleh ALLAH..

Semoga kehidupan sahabat-sahabatku selalu di jalan ALLAH.....


Jakarta, 18 September 10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar