Minggu, 19 Mei 2013

Air Mata Kerinduan


Langit semakin biru dan udara semakin sejuk..
Sungguh indah suasana hari ini…
Semalam suntuk mataku enggan terpejam, rasa penasaran akan buku itu semakin menggebu dan menggelayuti setiap hembusan nafasku….
Langitpun semakin larut hingga tak terasa alam mimpi sudah membawaku pergi jauh dari kenyataan hidup yang ku jalani.
Tiba-tiba mentari pagi menyambut dengan begitu riang dan bersahaja hingga kubangkitkan asa untuk membalas rasa penasaranku kepada buku itu..
Semangat semakin bersemi dan tak sadarkan diri ternyata aku sudah terbawa arus hingga  beratus-ratus lembar halaman, jiwa ku hanyut dalam kisah yang menggetarkan kalbuku, dadaku semakin sesak, seluruh aliran darahku tak henti untuk berlari, dan tubuhku semakin bergetar….air mata ku tak terhitung kapan ia akan berhenti untuk tertumpah…rasanya sudah lama aku merindukan nama itu, tapi kenapa puncaknya pada pagi ini…sungguh aku takut kehilangan dia, aku tak sanggup jika harus berpisah darinya..
Ingin aku memeluknya walau ia hanya bisa hadir dalam sebuah mimpi…
Ingin aku mencium tangan dan pipinya…
Dan ingin aku katakan bahwa cintaku sama seperti lautan yang tak pernah kering, dan sama seperti angin yang tak henti untuk berhembus…namanya akan selalu abadi dalam hiudupku..penyejuk pandanganku, dan pelipur laraku..
Setiap tangisnya adalah siksa bagi batinku..
Setiap tetesan keringatnya adalah semangat bagi diriku..
Dia tak kan pudar dalam pandangan mataku dan dia tak kan luntur dari setiap do’a ku..
Ya Rabb….rasa ini benar-benar pilu..
Bak daging yang ditusuk sembilu..
Pedih, perih dan menyiksa batinku..
Aku rindu dan teramat rindu..
Rindu akan cintanya...
Rindu akan belaian kasih sayangnya...
Dan rindu akan setiap nasihatnya..
Ibu…ibu…dan ibu….
Tak pernah akan kuhapus namamu dalam setiap ingatanku…
Engkau akan selalu menjadi teladan dalam hidupku..
Ya..Rabb… ampunilah setiap dosa yang telah mereka lakukan, kasihanlah mereka, berkahi setiap umurnya dan berikanlah hidayah-Mu  kepada mereka..
Aku tak sanggup jika harus berdiri sendiri tanpa cinta dan kasih sayang mereka…
Aku tak ingin mereka harus menanggung siksa..
Dan Aku tak ingin mereka masuk kedalam neraka-Mu..
Berikanlah syurga untuk mereka, dan sisakanlah tempat yang layak untuk mereka kelak…Aamiin.

*Terinspirasi oleh Novel ”Sepatu Dahlan”
(Taman syurga, di peraduan kita tercinta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar