Untukmu saudariku yang dalam masa
menunggu…
Untukmu saudariku yang dalam masa
mempersiapkan hari bahagiah itu..
Dan untukmu saudariku yang selalu
sabar akan taqdir Alloh…
![]() |
| Cinta Karena Alloh |
Sebelum kata demi kata dapat
terangkai, izinkahlah diri ini merasakan hangatnya saat-saat masih bersama
dengan mu, saat dimana kita pertama kali bertemu..dan saat dimana kita
merasakan kebersamaan di pulau nan indah itu. Pulau yang membuat takjub siapa
saja yang melihatnya, pulau dimana selalu diberkahi oleh Alloh, Insyaa Alloh..
Saudariku…
Kalaulah bukan karena cinta karena
Alloh tak akan mungkin jiwa ini selalu tertaut akan namamu dihatiku, tak akan
mungkin bibir ini selalu menyebut namamu dan tak akan mungkin kata-kata cinta ini bisa terangkai untuk mu..
Saudariku…
Pertama kali mengenalmu aku
merasakan suatu getaran yang aku sendiri tak tahu apa arti dari getaran itu,
aku merasakan jiwa yang hanif ada pada dirimu, jiwa yang lembut akan tutur kata
dan jiwa yang mudah akan menitiskan air mata. Aku bersyukur bisa mengenal kalian, mengenal akan
semua kebaikan kalian dan mengenal akan arti dari cinta dari kalian.
Saudariku..
Saat engkau membaca tulisan ku ini, saat itupula air mata
kerinduanku tercurah untuk mu, saat itupula aku merasakan hangatnya berada
didekatmu dan saat itupula semua harapan dan do’a suci tertuju untuk mu..
Saudariku..
Bersabarlah dalam menanti hari
bahagia itu…
Bersabarlah untuk tidak menghianati
kekasih kita yang sesungguhnya..
Dan bersabarlah pada waktu berbuka
itu tiba…
Saudariku..
Hati ini sangat bahagiah ketika
mendengar kabar bahwa engkau akan menyempurnakan separuh dari dien kita, saat
itu pula aku merasakan ketenangan yang luar biasa, aku merasa tenang jika
engkau akan merajut asa dan menggapai ridho Alloh bersama dengannya.. sungguh akupun merasakan apa yang engkau rasakan selama ini, kata "menunggu" itu memang sangat
menyiksa, yah, menyiksa perasaan yang engkau sendiri tak tahu harus
melepaskannya kepada siapa, menunggu untuk sesuatu yang tak pasti, dan menunggu
akan janji suci itu tiba, akan tetapi semoga dalam menunggu itu engkau selalu
menyelipkan do’a hingga akhirnya Alloh
menyatukan cinta kalian dalam ikatan yang halal.
Saudariku..
Janganlah engkau merasa malu dengan
apa yang telah engkau lakukan selama ini, dan jangan pula engkau bersedih atas
apa yang menimpa dirimu, yakinlah apa yang telah terjadi pada kita semua telah
tertulis dalam kitab lauhul mahfuz. Alloh maha tahu apa yang terbaik untuk
kita, dia tak akan membiarkan kita hidup dalam kesengsaraan, dia pasti
menyiapkan semua ini pasti dengan hikmah yang sangat besar. Saudariku..tak usahlah
engkau menghabiskan waktumu untuk memikirkan mereka yang tak pula sejalan
dengan apa yang kita inginkan, mereka sebenarnya tak mengetahui apa yang
sesungguhnya kita tahu, dan mereka sesungguhnya tak juga faham akan hakikat
dari tujuan hidup kita ini, biarkanlah mereka menggunjing kita, biarkanlah
mereka menggolok-olok kita, dan biarkanlah mereka mengucilkan kita, karena
sesungguhnya mereka tak tahu bahwa mereka telah menghadiahkan pahalanya untuk
kita, tugas kita tetaplah berbuat baik kepada mereka, dan berdo’a lah kepada
Alloh semoga mereka diberikan hidayah oleh Alloh.
Saudariku…
Setelah seorang perempuan menyandang predikat sebagai seorang
istri, maka saat itu pula bakti utama kita berpindah kepada seorang suami, ta’atilah dia selagi
dia tidak menyuruh kita berbuat maksiat kepada Alloh, jangan hianati cintanya, layani
dia dengan kehangatanmu, manjakan ia dengan kelincahan dan kecerdasanmu, bantulah
ia dengan kesabaran dan do’a mu, hiburlah ia dengan nasihat-nasihatmu,
bangkitkan ia dengan keceriaan dan kelembutanmu, tutupilah kekurangannya dengan
kemuliaan akhlaqmu dan jadilah engkau bidadari yang menyejukkan setiap padangannya dalam istanamu, karena sesungguhnya dia lah syurga atau neraka kita.
Saudariku...
Rasanya ingin aku berada didekatmu
saat hari bahagiah mu tiba..
Ingin rasanya aku merasakan
kebahagian apa yang engkau rasakan..akan tetapi banyak hal yang menghalangi
untuk ku berada disana, walau jarak ini begitu jauh dan walau tangan ini tak
sempat untuk berjabat tapi yakinlah rasa cintaku dan do’a ku akan turut
mengiringi kebahagianmu…insyaa Alloh..
Saudariku….
Tak terasa setetes demi setetes air
mata kerinduan ini menyertai dalam bait-bait surat cintaku ini, ia bersemayam
memenuhi relung jiwaku, jiwa yang rindu akan kehadirannya dan jiwa yang rindu
akan hadirnya diriku bersamamu, serta jiwa-jiwa yang ringkih akan kasih sayangnya kepadamu..
Saudariku…
Jika menuruti ambisiku, banyak yang
harus aku ceritakan kepadamu akan tetapi diri ini seolah tak mampu lagi untuk
merangkai memory yang indah untuk mu.,
Saudariku…
Nasehat ini sesungguhnya bukan
hanya untuk mu akan tetapi untuk ku juga yang insyaa Alloh jg akan merakan apa
yang engkau rasakan sekarang, saat aku
membutuhkan nasehat, ku harap engkau mau untuk memberikan mutiara-mutiara
nasehat mu hingga kita sama-sama dapat memperbaiki diri, yakinlah diri ini
sangatlah rapuh tanpa adanya seorang sahabat sepertimu dalam hidupku…
Saudariku….
Terakhir.. Do’a ku semoga
pernikahan kalian diberkahi oleh Alloh hingga akhirnya engkau dapat mengarungi
samudera kehidupan dengan selamat bersama pangeran impianmu.. (^^)
#Spesial untuk engkau sahabat yang
berada di “Chili Island” Serial Kado Pernikahan (E.L)..
**Dikutif dari surat cinta bidadari
syurga
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar